Arung jeram yang melintas megahnya Hutan Halimun di Desa Wisata Kiarasari

Arung Jeram, Tubing river di Cidurian

Anda akan merasakan megahnya Hutan Halimun ketika ber Arung Jeram di Desa Wisata Kiarasari yang menutup sesi akhir program wisata Adventure Ethnic

Arung Jeram merupakan sesi akhir sebagai menutup rangkaian dari paket wisata turunan “Halimun Adventure Journey” yaitu Adventure Ethnic. Arung Jeram di lakukan kegiatannya di sungai Cidurian yang berair hijau Tosca sepanjang alirannya. Paket wisata wisata Adventure Ethnic ini di fokuskan penyelenggarannya di Desa Wisata Kiarasari Kecamatan Sukajaya Kabupaten Bogor. Desa Wisata Kiarasari merupakan salah satu Desa Wisata yang sedang berbenah diri membangun kampung wisata Cibuluh dengan mengusung nilai-nilai wisata ramah dan kearifan lokal sunda tua yang menginduk pada kasepuhan Cipatat dan Kasepuhan Urug.

Hulu sungai Cidurian berasal dari mata air di Gunung Kendeng yang berada dalam kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak dan bermuaranya di Tangerang-Banten. Beberapa anak sungai yang bersumber dari gunung yang sama salah satunya adalah sungai Cikondang. Sungai Cikondang menyatu dengan sungai Cidurian pada sebuah lembah diantara dua bukit yang dikenal oleh masyarakat setempat dengan sebutan suwak.

tim Arung jeram Desa Wisata Kiarasari
Kolaborasi antara Wisata Halimun, Highland Indonesia dan Desa Kiarasari dalam membuka wisata arung jeram menembus hutan Halimun

Jalur baru olahraga air yang menembus megahnya Hutan Halimun ini memiliki lebar sungai mencapai 15 meter ini berada di Desa Wisata Kiarasari, memiliki jarak lintasan 4 kilometer dengan katagori sungai gradian 2 plus, melewati plat Cipariuk, plat sengkol, plat palias dan terakhir plat waru, dan memiliki 5 patahan dengan ketinggian 1,4 s.d 2,5 meter yang mampu memacu andrenalin sang pencinta petualangan air. 12 jeram yang menghiasi jalur lintasan (Red : tonjolan dasar sungai/rintangan atau letak batu yang tidak beraturan) yang semakin besar pusaran airnya dari jeram tapak kaki ke etape akhir. Aliran sungai yang menembus belantara hutan Halimun ini dapat dilewati oleh perahu kayak, perahu rafting atau tubing.

Arung jeram di Desa Wisata Bogor
Mereka yang beruntung merasakan segarnya air Cidurian!

Arung jeram pertama kali diperkenalkan di Indonesia oleh Aktivis Mapala ORAD (Olahraga Arus Deras), Perkembangan olahraga air ini mulai di komersilkan pada tahun 1994 di Aceh tepatnya di sungai Alas dengan nama SOBEK Expedition. SOBEK Expedition yang saat ini berada di Bali, aktivitas nya di sungai Ayung dan sungai Telaga Waja. Arung Jeram yang di kenal dengan Rafting adalah sebuah aktifitas yang memadukan unsur petualangan, edukasi, olahraga, dan rekreasi dengan mengarungi alur sungai yang ber ‘jeram’ menggunakan media boat karet, dayung, kayak, dan kano.

Baca Juga : Adventure Ethnic di Desa Wisata Kiarasari | edisi paket wisata di Bogor

Arung Jeram di Bogor
Oca yang bersemangat dalam mengikuti pesta jeram

Pada ekspedisi team Wisata Halimun “Pesta jeram di belantara Hutan Halimun” mengambil titik start di kampung wisata Cibuluh dan berakhir di Jembatan Cidurian. Sepanjang aliran sungai yang berwarna hijau tosca dengan buih-buih memutih ketika derasnya arus air bertuburkan dengan batu hitam berlumut. Team ekspedisi Wisata Halimun yang berjumlah 15 orang bertubing ria melintasi aliran sungai Cidurian yang berhias tajuk tegakan disepanjang aliran jalur-jalur jeram nya. Ekspedisi ini di komandani (Head Guide) oleh Misbahudin yang memiliki beberapa sertipikasi dalam bidang olahraga air dan tanggap Bencana seperti PEER, Wonderful Indonesia dls.

H O T L I N E

Feel the heart of Java Ecotourism

Untuk dapat menikmati sensasi petualangan Arung Jeram di Desa Wisata Kiarasari Bogor atau paket wisata Adventure Ethnic, anda dapat menghubungi HOTLINE Wisata Halimun atau mengirimkan surel ke info@wisatahalimun.co.id, selamat berpesta jeram di tengah megahnya Hutan Halimun, Uyeee…

Arung jeram di kampung wisata desa wisata Bogor
Wakil ketua Forum Desa Wisata Bogor pun turut mengawal ekspedisi Wisata Halimun

Paket Wisata

Paket wisata Halimun Adventure Journey merupakan tindakan perjalanan berpetualang dan atau kegiatan berwisata yang dilakukan dalam kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak guna menikmati keindahan bentang alam serta atraksinya dengan segala fenomena estetika yang unik dan sifatnya menarik serta tidak biasa. Lihat Youtube

Dapatkan paket wisata

Paket wisata Halimun Lembur Experience adalah kegiatan wisata yang seiring mendapatkan pengetahuan dan atau keterampilan yang diperoleh dari interaksi secara langsung antara wisatawan dengan masyarakat lokal dalam sebuah peristiwa bertani, berkerajinan dan berkesenian di kampung dalam gugusan Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Lihat Youtube

Dapatkan paket wisata

Paket wisata Halimun Wildlife and Nature merupakan wisata petualangan guna merasakan misteri terdalam keindahan hutan Taman Nasional Halimun Salak dengan keragaman pesona flora faunanya yang liar pun lanskap alamnya . Jika beruntung, anda akan melihat elang Jawa terbang melintas batas angkasa raya atau seekor macan yang berjalan disela pepohonan.

Dapatkan paket wisata

Rampes....!, Sebuah kata bermagis menjawab sapaan salam budaya ketika anda tiba pertama kali tiba di Kasepuhan Banten Kidul yang menghadirkan perilaku adat berbalut alam yang mempesona. Dengan bermukim sebentar saja dalam paket Halimun Adventure Ethnic, anda akan melewati hari-hari berpetualang di magnetnya kerifan lokal, budaya dan alam yang memukau.

Dapatkan paket wisata

LiveIn dengan muatan Pawon Experience adalah paket turunan Halimun lembur Experience, LiveIn merupakan program wisata edukasi untuk membangkitkan kepedulian sosial dan lingkungan bagi pelajar sekolah dan mahasiswa dengan mengikuti aktivitas keseharian penduduk desa dalam kearifan lokalitasnya di kawasan lingkar gugusan Halimun

Dapatkan paket wisata

Paket Camping, Camping merupakan kegiatan rekreasi di luar ruang dan tidur menggunakan tenda dengan beragam aktivitas utamanya seperti Gathering, Outing pun Camping ceria. Dengan fasilitas yang unik dan menarik, tenda yang biasa dipasang diatas tanah, di Wisata Halimun kini di pasang diantara pepohonan hutan halimun yang populer dengan sebutan flying camp.

Dapatkan paket wisata

Istilah-istilah dalam olahraga arus deras arung jeram (bersumber dari situs arung jeram)

  1. Atomic Launch ; Start pengarungan dengan cara meluncur dari atas tanah dan langsung ke air. Dilakukan pada daerah yang miring, dimana perahu, canoe atau kayak langsung dinaiki saat meluncur tersebut.
  2. Boat Eater ; Sebuah lubang pada jeram (monster hole), cukup besar untuk menelan perahu. Disebut juga bus-stopper.
  3. Boil ; Putaran atau arus yang sulit diprediksi dan menekan ke permukaan (seperti air mendidih atau bergolak). Biasanya disebabkan oleh bebatuan yang ada di dasar sungai.
  4. Bony ; Pengarungan yang memerlukan banyak manuver karena banyaknya rintangan atau bebatuan.
  5. Boof  ; Meluncur dengan perahu diatas tempat yang dangkal atau batu.
  6. Boom ;  Suatu instruksi yang diberikan pemandu saat melewati rintangan atau jeram berbahaya.
  7. Brace ; Teknik mendayung dengan menekan kebawah dan kayuhan menyapu untuk menyeimbangkan canoe atau kayak yang miring.
  8. B roach ; Kejadian dimana canoe atau kayak terjepit antara aliran sungai dan rintangan (batu/batang pohon).
  9. C.F.S (Cubic Feet per Second) ;  Ukuran dari kecepatan sebuah aliran yang memberi nilai pada suatu sungai. CF Sini akan berubah-ubah sesuai dengan kondisi air dan gradien darisungai. Cubic Feet per Second = 0.028317 Cubic Meter per Second
  10. Confluence ; Pertemuan atau percabangan sungai.
  11. Control Hand ; Tangan yang digunakan untuk mengatur keseimbangan, kiri atau kanan.
  12. Curler ; Gelombang besar, biasanya setelah drop dengan puncak yang berbalik kearah hulu.
  13. Drop ;  Penamaan untuk penurunan yang tiba-tiba antara bagian atas dan bawah dari aliran yang deras.
  14. Eddy ; Area yang berarus tenang, biasanya berada dibalik atau bagian hilir dari suatu rintangan yang ada pada arus utama.
  15. Eddy Out ; Suatu istilah untuk menggambarkan saat meninggalkan aliran utama dan memasuki suatu daerah yang berarus tenang (eddy).
  16. Eddy Line ; Arus yang berlawanan antara arus dari hulu dan arus yang mengalir ke hilir pada sungai.
  17. Ender ; Permainan manuver kayak yang dilakukan dengan menundukkan hidung perahu kebawah dan agak dalam serta bagian belakang yang diangkat keatas. Hasilnya perahu seakan-akan terbang saat melewati jeram.
  18. Ferry Manuver ; yang dilakukan untuk melintasi sebuah aliran atau sungai kecil, dengan memanfaatkan kekuatan arus untuk menggerakkan perahu pada dari satu sisi ke sisi yang lain.
  19. Float Bag ; Beberapa buah tas berisi udara yang disimpan pada kayak atau canoe, berfungsi agar kayak atau canoe tetap mengambang jika terbalik.
  20. Gauge Height ; Pengukuran tingkatan air pada satu atau lebih lokasi.
  21. Grab Loop ; Pegangan yang dipasang sepanjang haluan dan buritan dari canoe atau kayak, berguna sebagai pegangan dan menangkap orang yang terlempar.
  22. Gradient ; Berhubungan dengan kemiringan sungai pada jarak tertentu. Selanjutnya dengan CFS dan tingkatan air akan membantu pendayung menarik kesimpulan tentang tingkat kesulitan sungai tersebut.
  23. Hair ; Arus kuat yang sulit dan berbahaya.
  24. Hair boating ; Pengarungan pada sungai yang sulit dan berbahaya.
  25. Haystacks ;  “standing waves” yang besar dan diikuti suatu drop.
  26. Headwall ; Tebing atau jurang terjal pada sisi sungai dan membentuk sudut 90 derajat dengan arus utama.
  27. High side ; Instruksi yang diberikan oleh skipper pada saat perahu terjepit dibebatuan (broach), dan diikuti perpindahan penumpang pada sisi yang lebih tinggi dari perahu untuk mendorong kembali perahu kebawah sehingga tidak menyebabkan perahu tetap menempel dibatu.
  28. Hole ;  Putaran air yang terbentuk saat arus sungai jatuh diatas batu dan berputar secara terus menerus.
  29. Horizon line ;  Biasanya menandakan adanya air terjun atau tebing yang menurun tajam. Jika terdapat horizon line dalam suatu pengarungan namun masih samar, sangat bijaksana untuk menepikan perahu dan melakukan scouting demi keselamatan semua.
  30. Hydraulic ;  Formasi air yang diikuti penurunan dengan tiba-tiba pada badan sungai atau turunan diatas rintangan yang terbentuk dari suatu putaran yang kuat pada dasar turunan. Tekanan putaran dari suatu hydraulic yang kuat dapat menahan perahu dan penumpang dalam waktu yang tidak dapat ditentukan.
  31. Lilly dipper ;  Pendayung yang lemah atau penumpang yang malas mendayung.
  32. Maytag ;  Tertahan pada hole dan berputar-putar seperti dalam mesin cuci. Situasi yang tidak menyenangkan!
  33. New Yorker ;  Penumpang yang merengek dan mengeluh.
  34. Peel out ;  Istilah yang digunakan untuk menggambarkan saat meninggalkan eddy dan masuk kembali pada aliran utama, dimana bagian haluan langsung masuk pada arus dan meluncurkan perahu ke hilir dengan cepat.
  35. PFD Personal Floating Device : Life Jacket atau pelampung. Adalah peralatan yang wajib digunakan oleh setiap peserta kegiatan arung jeram. Bentuk dan ukurannya berbeda-beda untuk setiap orang namun memiliki fungsi yang sama yaitu untuk keselamatan saat terlempar keluar perahu.
  36. Pillow Air ;  yang menggenang pada bebatuan di tepian sungai.
  37. Pin ;  Tertahan diantara arus dan badan sungai atau rintangan seperti batu, terkunci dan sulit untuk dilepaskan. Sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kematian!
  38. Pirouette ;  Melayang diudara dengan kayak pada saat melakukan “ender”, Pendayung menyentuhkan bilah dayungnya pada air dan menghasilkan efek perahu yang vertikal dan pendayung berputar dengannya.
  39. Portage ;  Istilah untuk membawa perahu dan peralatan lainnya saat berada arus sungai yang sulit dan tidak dapat diarungi atau membawa perahu dan peralatan lainnya dari darat ke sungai.
  40. Put in (Entry Point) ; Lokasi start dari suatu pengarungan atau lokasi untuk menempatkan perahu dan memulai pengarungan.
  41. Ramp ;  Tempat pada suatu jeram dimana air berkumpul / menggenang sebelum mengalir ke hilir melalui saluran.
  42. River left ; Sisi sungai pada bagian kiri saat menghadap ke hilir. Dan ketika menghadap kehulu adalah sisi kanan.
  43. River right ; Sisi sungai pada bagian kanan saat menghadap ke hilir. Dan ketika menghadap ke hulu adalah sisi kiri.
  44. Roll ; Suatu gerakan yang memerlukan kayuhan dayung dan gerakan badan untuk keseimbangan saat berada di perahu. Teknik-teknik umum pada roll adalah Sweep dan Eskimo rolls.
  45. Rooster tail ;  Air yang menyembur dari batu atau rintangan yang ada dibawah permukaan air.
  46. Side surf ; Suatu gerakan yang dilakukan saat berada di hole dimana seorang pendayung menggunakan tenaga dari arus yang mengalir ke hilir untuk melawan putaran air ke hulu.
  47. Skipper ; orang yang memberikan instruksi pada penumpang untuk melakukan gerakan dan/atau mendayung selama dalam pengarungan. Keberadaan seorang Skipper sangat penting, karena dialah yang akan mengarahkan dan mengatur laju perahu. Untuk menjadi Skipper anda harus memiliki pengetahuan tentang arung jeram, teknik mendayung, mengetahui karakter sungai yang diarungidan teknik river rescue. Seorang skipper yang baik akan membagi pengalamannya pada anda dan selalu berusaha untuk membuat anda aman dan menikmati pengarungan.

H O T L I N E

Feel the heart of Java Ecotourism

arung jeram di halimun